
(MIS-ALMOURKY.SCH.ID) – Operator Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al Mourky, Umar, mengikuti kegiatan Sinkronisasi Education Management Information System (EMIS) GTK Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo pada Jumat (31/07/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pengelolaan data guru dan tenaga kependidikan (GTK) di lingkungan madrasah agar lebih akurat, mutakhir, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo ini diikuti oleh seluruh operator GTK Raudhatul Athfal (RA) dan madrasah se-Kabupaten Gorontalo. Para peserta memperoleh pembaruan informasi mengenai pengelolaan data EMIS GTK untuk Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027, termasuk mekanisme sinkronisasi, validasi data, serta penyelesaian berbagai kendala teknis yang sering ditemui dalam proses penginputan data.
Melalui kegiatan sinkronisasi tersebut, para operator diberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya ketelitian dalam pengelolaan data EMIS GTK. Data yang akurat menjadi dasar dalam berbagai kebijakan Kementerian Agama, mulai dari pemetaan guru dan tenaga kependidikan, layanan administrasi, hingga perencanaan program peningkatan mutu pendidikan madrasah.
Operator MIS Al Mourky, Umar, menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperbarui pengetahuan sekaligus memastikan proses pengelolaan data EMIS GTK di madrasah berjalan sesuai dengan regulasi terbaru. Ia berharap hasil sinkronisasi dapat diterapkan secara optimal sehingga data GTK di MIS Al Mourky selalu valid, lengkap, dan tepat waktu.
Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, MIS Al Mourky menunjukkan komitmennya dalam mendukung digitalisasi layanan administrasi madrasah dan peningkatan tata kelola data yang berkualitas. Dengan data EMIS GTK yang akurat dan terintegrasi, diharapkan pelayanan pendidikan di madrasah semakin efektif serta mampu mendukung berbagai program Kementerian Agama dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang maju, bermutu, dan berdaya saing. (Umar/Wulan)

Beri Komentar